Breaking

Sunday, March 15, 2020

Berikut Trik Gampang Kuasai Bahasa Daerah Banyuwangi Dalam Beberapa Hari Saja (Lengkap dengan penjelasannya)

Trik-Gampang-Kuasai-Bahasa-Daerah-Banyuwangi-Dalam-Beberapa-Hari-Saja

[ 13/02/2020 14:43:14 ] Banyaknya request keadmin tentang "Trik Gampang Kuasai Bahasa Daerah Banyuwangi Dalam Beberapa Hari Saja" maka kami posting artikel ini buat para pembaca fanatik blog kami yang sudah diterbitkan pada tanggal 13/02/2020 14:43:14, Baca sampai selesai ya agar informasinya dapat semua, Berikut ulasan Trik Gampang Kuasai Bahasa Daerah Banyuwangi Dalam Beberapa Hari Saja:

Mungkin beberapa dari kamu lebih akrab dengan bahasa inggris dibanding dengan bahasa Osing. Di Jawa Timur sendiri pasti lebih banyak yang mencari kursus bahasa inggris di Sidoarjo contohnya, dibanding belajar bahasa Osing ini. Dan apakah kamu tau bahwa bahasa Osing ini merupakan bahasa daerah dari Banyuwangi, Jawa Timur. Dan secara linguistik, bahasa Osing ini termasuk cabang dari Formosa di dalam rumpun bahasa Austronesia.

Sebenarnya, kata Osing sendiri secara arti mirip dengan kata Tusing di dalam bahasa Bali yang secara arti berarti ‘tidak’. Yang menjadi pertanyaannya sekarang ialah apa yang membedakan bahasa Osing ini dengan bahasa Jawa pada biasanya?

Sebelum berbicara lebih jauh terkait dengan bahasa daerah Banyuwangi yang satu ini, alangkah lebih baiknya jika kamu tahu dulu seluk-beluk dari bahasa Osing. Hal ini dimaksudkan agar kamu lebih mudah saat belajar bahasa daerah Banyuwangi.

Belajar Sistem Pengucapan atau Fonologi Dalam Bahasa Osing

Jika kamu perhatikan, bahasa daerah Banyiwangi ini memiliki keunikan dalam hal pengucapannya. Untuk lebih jelasnya lihat saja ulasannya di bawah ini:

Adanya diftong /ai/ buat huruf vokal /i/

Semua leksikon yang berakhiran /i/ di dalam bahasa Osing selalu terlafal /ai/. Contohnya saja geni berubah menjadi genai, bengi berubah menjadi bengai, dan lain-lain.

Adanya diftong /au/ buat huruf vokal /u/

Semua leksikon yang berakhiran /u/ di dalam bahasa Osing saat dibaca akan berubah menjadi /au/. Misalnya saja seperti awu berubah menjadi awau, gedigu berubah menjadi gedigau, dan lain sebagainya.

Lafal konsonan /k/ buat konsonan /q/

Maksudanya ialah di dalam bahasa Jawa biasanya pada leksikon berakhiran huruf /k/ selalu dilafalkan dengan glottal /q/. Berbeda dengan bahasa Osing ini, cara melafalkannya tetap terbaca huruf /k/, artinya konsonan hambat velar. Contohnya kata apik cara bacanya tetap apiK, manuk dibaca manuK, dan seterusnya.

Palatalisasi /y/

Yang ini sering sekali muncul pada leksikon yang mengandung /ga/, /ba/, /wa/, /da/. Contohnya saja kata uwak dilafalkan menjadi uwyak, bapak dibaca menjadi byapak, dan lain-lain.

Gaya Penggunaan Dalam Bahasa Osing

Dikalangan masyarakat Banyuwangi, dikenal dua gaya bahasa yang sebetulnya tidak saling berhubungan, yaitu cara Osing dan cara Besiki. Untuk cara Osing ini merupakan gaya bahasa yang biasanya digunakan di dalam kehidupan sehari-hari serta tidak mengenal adanya bentuk ngoko maupun kromo seperti halnya pada bahasa Jawa.

Lalu apa yang menjadi pembedanya jika memang seperti itu? Yang menjadi pembedanya dalam hal ini ialah pronomina yang disesuaikan dari kedudukan lawan bicaranya.

Misalnya saja kata hiro, siro, riko, dan ndiko mestipun secara arti sama yaitu ‘Kamu’, tapi secara penggunaannya berbeda.

1. Untuk kata hiro/iro ini seringnya digunakan saat lawan bicaranya secara umur lebih muda.2. Lalu buat kata siro ini digunakan saat lawan bicaranya seumuran.3. Kemudian buat kata riko ini biasanya digunakan saat lawan bicaranya lebih tua4. Dan buat kata ndiko ini digunakan saat berbicara dengan bapak atau ibu.

Kemudian buat cara Besiki ini ialah bentuk ‘Jawa Halus’, tapi dalam hal penggunaannya tidak seperti halnya masyarakat Jawa pada biasanya. Di dalam masyarakat Banyuwangi, cara Besiki ini hanya dipergunakan buat keadaan khusus seperti dalam hal upacara keagamaan, ritual, dan acara pertemuan menjelang acara pernikahan.

Jadi itulah beberapa hal yang harus menjadi perhatian khusus saat kamu sedang belajar bahasa Osing. Jadi dengan mengerti kuncinya, kamu bisa lebih cepat menguasai bahasa daerah Banyuwangi ini. Selamat mencoba!


Kamu sudah dipenghujung artikel atau postingan, Terimakasih sudah membaca sampai selesai "Trik Gampang Kuasai Bahasa Daerah Banyuwangi Dalam Beberapa Hari Saja", Kamu juga dapat membaca postingan sebelumnya yang sayang buat dilewatkan yaitu : Trik Cepat Ajarkan Anak Reading Bahasa Inggris Dalam Seminggu I CAN READ